title : Jika Tak Jadi Menteri Lagi, Adhyaksa Dault Back to Campus
summary : Ingin menjadi dosen. Itulah profesi yang bakal dilakoni Adhyaksa Dault jika tidak terpilih masuk kabinet SBY lagi. Politisi PKS ini juga akan mengejar gelar profesor. (read more)
08 October, 2009
detikcom : Mukmin Faisal, Satu-satunya Peserta Munas Golkar yang Berkursi Roda
title : Mukmin Faisal, Satu-satunya Peserta Munas Golkar yang Berkursi Roda
summary : Para peserta Munas VIII Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, pasti akan sering melihat seorang pria separuh baya yang selalu duduk di sebuah kursi roda. Ke mana pun pria ini pergi tidak pernah meninggalkan kursi rodanya. (read more)
summary : Para peserta Munas VIII Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, pasti akan sering melihat seorang pria separuh baya yang selalu duduk di sebuah kursi roda. Ke mana pun pria ini pergi tidak pernah meninggalkan kursi rodanya. (read more)
detikcom : Panji-panji Golkar Diserahkan, Ical Resmi Pimpin Golkar
title : Panji-panji Golkar Diserahkan, Ical Resmi Pimpin Golkar
summary : Aburizal Bakrie (Ical) akhirnya resmi memegang kendali kepemimpinan Golkar setelah panji-panji Golkar diterimanya dari Pimpinan Sidang Fadel Muhammad. Ketum Golkar sebelumnya, Jusuf Kalla, menyerahkan kepada Munas dalam demisioner kepengurusan lama. (read more)
summary : Aburizal Bakrie (Ical) akhirnya resmi memegang kendali kepemimpinan Golkar setelah panji-panji Golkar diterimanya dari Pimpinan Sidang Fadel Muhammad. Ketum Golkar sebelumnya, Jusuf Kalla, menyerahkan kepada Munas dalam demisioner kepengurusan lama. (read more)
detikcom : Ical Pilih Titiek Soeharto dan Rizal Malarangeng Jadi Pengurus
title : Ical Pilih Titiek Soeharto dan Rizal Malarangeng Jadi Pengurus
summary : Setelah terpilih menjadi Ketum Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) mengajak dua tokoh kontroversial yaitu Titiek Soeharto dan Rizal Malarangeng masuk pengurus Golkar. Hal ini menuai beragam respon, ada yang puas ada yang gigit jari. (read more)
summary : Setelah terpilih menjadi Ketum Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) mengajak dua tokoh kontroversial yaitu Titiek Soeharto dan Rizal Malarangeng masuk pengurus Golkar. Hal ini menuai beragam respon, ada yang puas ada yang gigit jari. (read more)
18 September, 2009
Kronologi Penetapan 2 Pimpinan KPK Sebagai Tersangka oleh Polri
Berikut kronologi penetapan tersangka Chandra dan Bibit oleh Polri:
Selasa (15/9/2009)
Pukul 08.30 WIB
Ratusan orang dari komunitas Cinta Indonesia Cinta Komisi Pemberantasan Korupsi (CICAK) berkumpul di gedung KPK. Mereka menggelar teatrikal mendukung pemberantasan korupsi oleh KPK
Pukul 09.30 WIB
Chandra dan Bibit dilepas oleh dua pimpinan KPK M Jasin dan Haryono Umar, para pejabat KPK dan para komunitas Cicak.
Pukul 10.00 WIB
Chandra dan Bibit tiba di Mabes Polri dari pintu belakang. Keduanya masuk ke gedung Bareskrim untuk diperiksa.
Pukul 10.00 - 16.00 WIB
Chandra dan Bibit diperiksa. Konon, pemeriksaannya berlangsung santai dan diselingi canda.
16.00 - 19.00 WIB
Chandra dan Bibit istirahat dan berbuka puasa
Pukul 17.00 - 18.00 WIB
Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla berbuka puasa di Mabes Polri. Gedung yang dipakai buka bersama presiden berdekatan dengan gedung Bareskrim, tempat dua pimpinan KPK diperiksa.
Pukul 19.00 - 20.00 WIB
Chandra dan Bibit diperiksa kembali
20.00 WIB
Para pejabat Bareskrim rapat. Sedangkan Chandra dan Bibit istirahat, karena pemeriksaan selesai
22.30 WIB
Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji keluar dari gedung Bareskrim. Dia hanya memastikan bahwa malam ini ada keputusan tentang pemeriksaan dua pimpinan KPK. Dia langsung meninggalkan gedung Mabes Polri.
23.00 WIB
Para tokoh antikorupsi berencana mendatangi gedung Bareskrim Mabes Polri untuk memberikan dorongan moril terhadap Chandra dan Bibit. Namun, hanya Pemimpin redaksi group Tempo, Bambang Harymurti yang hadir.
23.45 WIB
Direktur III Tipikor Mabes Polri Kombes Pol Jovianes Mahar mengumumkan penetapan tersangka terhadap Chandra dan Bibit. Namun, mengenai penahanan terhadap keduanya, Polri belum menentukan. Chandra dan Bibit dijadikan tersangka kasus penyalahgunaan wewenang dalam pencekalan dan pencabutan pencekalan terhadap para koruptor, Anggoro Widjaya dan Joko Tjandra.
Rabu (16/9/2009)
00.10 WIB
Bibit dan Chandra keluar dari ruang pemeriksaan. Chandra menjelaskan mengenai kronologi pemeriksaan hingga penetapan tersangka. Sedangkan Bibit hanya diam saja.
00.20 WIB
Bibit dan Chandra meninggalkan Mabes Polri
00.40 WIB
Bibit dan Chandra tiba di kantor KPK. Keduanya disambut sejumlah tokoh antikorupsi.
00.50 WIB
Pimpinan KPK menggelar rapat. (/detikcom)
Subscribe to:
Posts (Atom)