22 October, 2009

Misteri di Balik Pertemuan Rahasia Israel dan Iran

Dimana sebenarnya konflik Israel dan Iran? Setelah sebelumnya kedua negara selalu dikaitkan dengan berita perseteruan dan akan saling serang, kini banyak terungkap sesuatu yang menunjukkan kebalikannya.

Kamis (22/10), seorang pejabat Israel mengakui bahwa telah terjadi pertemuan rahasia antara negaranya dengan Iran. "Ada beberapa pertemuan antara wakil dari komisi kami dan pejabat Iran dalam konteks regional," Yael Doron kepada AFP. "Ini pertemuan yang diadakan di balik pintu tertutup."

Iran membantah laporan ini. "Ini kebohongan, semacam operasi psikologis yang dirancang untuk mempengaruhi keberhasilan diplomasi Iran di pertemuan Jenewa dan Wina," ujar Ali Shirzadian juru bicara organisasi.

Surat kabar Israel mengatakan Meirav Zafary-Odiz, direktur kebijakan dan pengawasan senjata nuklir bagi Israel badan, dan Ali Asghar Soltanieh, delegasi Iran ke Badan Energi Atom Internasional, bertemu beberapa kali di Kairo pada akhir September silam.

Jika berita ini benar, akan menjadi semakin menarik. Pekan lalu, sebuah harian Inggris sudah menurunkan berita yang menyatakan bahwa Ahmadinejad mempunyai garis keturunan dari Yahudi. (sa/aby)

Rencana Israel Melahap Dunia: Setelah Palestina, Ke Hongaria

Kamis, 22/10/2009 17:27 WIB Cetak | Kirim

Bahaya akan Israel sudah diketahui dan dirasakan oleh berbagai belahan dunia. Tapi baru-baru ini saja yang berani mengungkapkannya di publik. Yang terbaru adalah Molnar Oszkar, seorang anggota parlemen Hongaria.

Oszkar menyatakan khawatir atas kebijakan ekspansionis Israel, dan menegaskan kalau Israel sedang mencoba untuk mengambil alih dunia. "Saya seorang nasionalis Hongaria. Saya mencintai tanah air, cinta orang-orang Hongaria, dan memberikan keutamaan kepada kepentingan Hungaria, dan orang-orang Yahudi, jika Anda suka - ingin melahap seluruh dunia, terutama Hungaria," ujar Oszkar dalam sebuah wawancara televisi.

Komentar Molnar dataterlontar karena adanya laporan tentang eksodus Yahudi yang besar dari Israel ke Hungaria, Haaretz melaporkan. Sebagai bukti dari pernyataan bahwa Israel berencana untuk mengambil alih Hungaria, Molnar mengklaim telah menemukan bahwa bahasa pengantar di Yerusalem's (al-Quds) adalah sekolah-sekolah Hongaria, dan ketika ditanya mengapa, para siswanya mengatakan mereka "belajar bahasa tanah air masa depan mereka. "

Partai politik dimana Molnar bernaung, Fidesz, tidak mengecam pernyataannya dengan mengatakan "tidak melanggar peraturan partai." Menurut jajak pendapat, partai Fidesz diharapkan untuk mengambil kuasa, ketika pemilihan umum diadakan musim semi ini. (sa/qmh)

DAFTAR NAMA Menteri Baru - Kabinet Indonesia Bersatu jilid II

Resmi diumumkan komposisi Kabinet Indonesia Bersatu Part 2

Resmi diumumkan komposisi Kabinet Indonesia Bersatu Part 2

Setelah beberapa saat jadi teka teki siapa saya dan bagaimana komposisi akhir menteri dalam kabinet pemerintahan SBY-Boediono, maka beberapa detik lalu Presiden SBY resmi menjawab teka teki tersebut dengan mengumumkannya kepada seluruh rakyat Indonesia. Kita berharap semoga dapat membawa angin segar bagi perbaikan berbagai bidang pembangunan di negeri ini.

Inilah komposisi Kabinet Indonesia Bersatu II tersebut:

MENTERI KOORDINATOR

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi

MENTERI DEPARTEMEN

1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM: Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Setianingsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informasi : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA

1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan Pengedalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto

21 October, 2009

Chandra M. Hamzah (Wakil Ketua KPK)

Chandra M.Hamzah

Lahir di Jakarta, 25 Februari 1967, menamatkan pendidikan sarjana di tahun 1995 pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Selepas kuliah, pada 1998, beliau—yang semasa mahasiswa sempat menjadi komandan resimen mahasiswa dan Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia—membidani lahirnya Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK). Chandra memiliki sejumlah lisensi keahlian bidang hukum, yakni lisensi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, lisensi Konsultan Hukum Pajak, lisensi Konsultan Hukum Pasar Modal, dan lisensi Pengacara/Penasihat Hukum/Advokat.


Pimpinan KPK termuda ini pernah bergiat di YLBHI sebagai asisten pembela umum. Sempat pula bekerja sebagai staf hukum PT Unelec Indonesia (UNINDO). Setelah itu, Chandra memulai karier pengacara pada sejumlah firma hukum. Beberapa di antaranya adalah pada firma hukum Erman Radjaguguk & Associates, partner pada firma hukum Hamzah Tota Mulia, pengacara senior pada firma hukum Lubis Ganie Surowidjojo, dan partner pada Assegaf Hamzah & Partners.


Sebelum berkiprah di KPK, Chandra juga sempat berkutat dalam kegiatan memberantas korupsi saat menjadi anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) pada 2000-2001. Pada rentang waku yang sama, beliau juga ambil bagian dalam Tim Persiapan Pembentukan Komisi AntiKorupsi. Saat ini, beliau menjabat Wakil Ketua KPK yang membawahi bidang penindakan serta bidang informasi dan data.

20 October, 2009

Profile Bibit Samad Rianto (Wakil Ketua)

Bibit Samad Rianto (Wakil Ketua)

Lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 3 November 1945. Menghabiskan masa sekolah di tanah kelahirannya, Bibit kemudian memilih untuk bergabung di Akademi Kepolisian dan lulus pada 1970. Setelah itu, 30 tahun lamanya Bibit mengabdi di kepolisian. Berbagai posisi teritorial pernah diembannya, di antaranya Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Pusat, Wakapolda Jawa Timur, dan Kapolda Kalimantan Timur.


Bibit pensiun dari kepolisian pada 15 Juli 2000 dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal. Atas jasa dan pengabdiannya selama bertugas, beliau mendapatkan berbagai bintang jasa dan penghargaan, di antaranya Satya Lencana Kesetiaan, Satya Lencana Dwidya Sista, Bintang Bhayangkara Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, dan Bintang Bhayangkara Pratama.


Selepas pensiun dari dinas kepolisian, bapak empat orang anak ini tidak lantas berdiam diri. Kehausannya terhadap ilmu pengetahuan membuat Bibit kembali ke dunia kampus untuk mengambil gelar doktoral yang akhirnya diperoleh pada 2002. Selanjutnya, kegiatan mengajar sebagai dosen menyita waktunya. Beliau bahkan sempat menjabat sebagai Rektor Universitas Bhayangkara.


Pada 2007, Bibit mengikuti seleksi calon pimpinan KPK 2007-2011 dengan mengusung empat rambu pemberantasan korupsi, yaitu pemberantasan korupsi dalam bingkai hukum; tidak hanya represif, tapi juga membongkar akar masalah korupsi; urusan pemberantasan korupsi menjadi urusan semua kalangan; dan pengembalian kerugian negara. Komisi III DPR akhirnya memercayakan satu dari lima posisi pimpinan KPK kepada Bibit. Di KPK, Bibit menjabat sebagai wakil ketua yang membawahi bidang penindakan serta pengawasan internal dan pengaduan masyarakat.